Kolestrol adalah lemak yang terdapat di
dalam aliran darah atau sel tubuh yang sebenarnya dibutuhkan untuk
pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon.
Namun
apabila kadar kolestrol dalam darah berlebihan, maka bisa mengakibatkan
penyakit, termasuk penyakit jantung koroner dan stroke. Kolestrol yang
normal harus di bawah 200 mg/dl. Apabila di atas 240 mg/dl, maka Anda
berisiko tinggi terkena penyakit seperti serangan jantung atau stroke.
Kolesterol di bagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Kolesterol LDL (Low Density
Lipoprotein), adalah kolesterol jahat dan kadar yang terbaik adalah
dibawah 100 mg/dl, jika kadar kolesterol lebih tinggi dari 130 mg/dl,
masih dikatakan dalam tahap wajar, tetapi jika anda perokok, tidak
berolahraga, gemuk, dan diabetes sehingga dapat mengakibatkan naiknya
kadar kolesterol, dan apabila sudah mencapai 160 mg/dl, maka harus
secepatnya mendapatkan pengobatan dengan resep dokter ataupun
menggunakan obat tradisional.
2. Kolesterol HDL (High Density
Lipoprotein), adalah merupakan koleterol baik karena bekerja untuk
mencegah pengendapan koleterol didalam pembuluh darah dan bekerja untuk
melindungi pembuluh darah dari terbentuknya plak, sebab jika terjadi
plak pada pembuluh darah akan menyumbat arteri dan terputusnya aliran
darah ke jantung juga peredaran darah ke otak akan tersumbat sehingga
menyebabkan penyakit stroke
Berikut ini adalah gejala-gejala penyakit kolesterol.
1. Merasakan pegal-pegal di daerah sekitar tengkuk
2. Terjadi penumpukan kolesterol (xanthomata) yang bisa dilihat dari dalam jaringan tubuh, terutama jaringan kulit dan urat. Penumpukan kolesterol ini bisa membentuk pembengkakan yang berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
3. Terdapat bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata (xanthelasma)
4. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat di dekat buku jari.
2. Terjadi penumpukan kolesterol (xanthomata) yang bisa dilihat dari dalam jaringan tubuh, terutama jaringan kulit dan urat. Penumpukan kolesterol ini bisa membentuk pembengkakan yang berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
3. Terdapat bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata (xanthelasma)
4. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat di dekat buku jari.
Penyebab Penyakit Kolesterol
1. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh.
2. Adanya penumpukan lemak disekitar perut dan pinggang.
3. Usia di atas 20 tahun.
4. Mempunyai riwayat penyakit serupa.
5. Kebiasaan sering meroko.
6. Kurang olahraga.
7. Stres.
2. Adanya penumpukan lemak disekitar perut dan pinggang.
3. Usia di atas 20 tahun.
4. Mempunyai riwayat penyakit serupa.
5. Kebiasaan sering meroko.
6. Kurang olahraga.
7. Stres.
Berikut ini tips cara untuk mencegah penyakit kolesterol.
1. Pilih makanan mengandung lemak yang
sehat. Jangan mengkonsumsi lebih dari 10% dari kadar lemak harian dari
lemak yang mengalami saturasi.
2. Batasi kadar kolesterol. Maksimal asupan kolesterol adalah 300 mg sehari.
3. Pilih makanan yang mengandung serat misalnya buah dan sayuran. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
4. Konsumsi ikan. Beberapa jenis ikan baik untuk kesehatan. Ikan tuna, ikan kod atau halibut merupakan pilihan yang sehat untuk menghindari kolesterol.
5. Hindari alkohol dan rokok. Alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan merokok dapat mengakibatkan aterosklerosis yang berujung pada serangan jantung dan stroke.
6. Lakukan olahraga atau kegiatan untuk tubuh karena dapat memperbaiki kadar kolesterol. Lakukan setidaknya 30 menit atau jika memungkinkan 1 jam dalam sehari, misalnya menggunakan sepeda statis, berjalan cepat, atau gerakan lainnya.
2. Batasi kadar kolesterol. Maksimal asupan kolesterol adalah 300 mg sehari.
3. Pilih makanan yang mengandung serat misalnya buah dan sayuran. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
4. Konsumsi ikan. Beberapa jenis ikan baik untuk kesehatan. Ikan tuna, ikan kod atau halibut merupakan pilihan yang sehat untuk menghindari kolesterol.
5. Hindari alkohol dan rokok. Alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan merokok dapat mengakibatkan aterosklerosis yang berujung pada serangan jantung dan stroke.
6. Lakukan olahraga atau kegiatan untuk tubuh karena dapat memperbaiki kadar kolesterol. Lakukan setidaknya 30 menit atau jika memungkinkan 1 jam dalam sehari, misalnya menggunakan sepeda statis, berjalan cepat, atau gerakan lainnya.
Pembahasan mengenai kolesterol diatas
mulai dari pantangannya, patut kita waspadai jangan sampai makanan
berlemak kita makan berlebihan.
Karena akan meningkatkan kolesterol atau
lemak bertambah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar