Selasa, 25 Maret 2014

Obat Kolesterol

Kolestrol adalah lemak yang terdapat di dalam aliran darah atau sel tubuh yang sebenarnya dibutuhkan untuk pembentukan dinding sel dan sebagai bahan baku beberapa hormon. 

Namun apabila kadar kolestrol dalam darah berlebihan, maka bisa mengakibatkan penyakit, termasuk penyakit jantung koroner dan stroke. Kolestrol yang normal harus di bawah 200 mg/dl. Apabila di atas 240 mg/dl, maka Anda berisiko tinggi terkena penyakit seperti serangan jantung atau stroke.

 
Kolesterol di bagi menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein), adalah kolesterol jahat dan kadar yang terbaik adalah dibawah 100 mg/dl, jika kadar kolesterol lebih tinggi dari 130 mg/dl, masih dikatakan dalam tahap wajar, tetapi jika anda perokok, tidak berolahraga, gemuk, dan diabetes sehingga dapat mengakibatkan naiknya kadar kolesterol, dan apabila sudah mencapai 160 mg/dl, maka harus secepatnya mendapatkan pengobatan dengan resep dokter ataupun menggunakan obat tradisional.

2. Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein), adalah merupakan koleterol baik karena bekerja untuk mencegah pengendapan koleterol didalam pembuluh darah dan bekerja untuk melindungi pembuluh darah dari terbentuknya plak, sebab jika terjadi plak pada pembuluh darah akan menyumbat arteri dan terputusnya aliran darah ke jantung juga peredaran darah ke otak akan tersumbat sehingga menyebabkan penyakit stroke


Berikut ini adalah gejala-gejala penyakit kolesterol.

1. Merasakan pegal-pegal di daerah sekitar tengkuk
2. Terjadi penumpukan kolesterol (xanthomata) yang bisa dilihat dari dalam jaringan tubuh, terutama jaringan kulit dan urat. Penumpukan kolesterol ini bisa membentuk pembengkakan yang berbentuk bulat dan berwarna kekuningan.
3. Terdapat bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata (xanthelasma)
4. Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat di dekat buku jari.


Penyebab Penyakit Kolesterol
1. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh.
2. Adanya penumpukan lemak disekitar perut dan pinggang.
3. Usia di atas 20 tahun.
4. Mempunyai riwayat penyakit serupa.
5. Kebiasaan sering meroko.
6. Kurang olahraga.
7. Stres.


Berikut ini tips cara untuk mencegah penyakit kolesterol.

1. Pilih makanan mengandung lemak yang sehat. Jangan mengkonsumsi lebih dari 10% dari kadar lemak harian dari lemak yang mengalami saturasi.
2. Batasi kadar kolesterol. Maksimal asupan kolesterol adalah 300 mg sehari.
3. Pilih makanan yang mengandung serat misalnya buah dan sayuran. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
4. Konsumsi ikan. Beberapa jenis ikan baik untuk kesehatan. Ikan tuna, ikan kod atau halibut merupakan pilihan yang sehat untuk menghindari kolesterol.
5. Hindari alkohol dan rokok. Alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan merokok dapat mengakibatkan aterosklerosis yang berujung pada serangan jantung dan stroke.
6. Lakukan olahraga atau kegiatan untuk tubuh karena dapat memperbaiki kadar kolesterol. Lakukan setidaknya 30 menit atau jika memungkinkan 1 jam dalam sehari, misalnya menggunakan sepeda statis, berjalan cepat, atau gerakan lainnya.

Pembahasan mengenai kolesterol diatas mulai dari pantangannya, patut kita waspadai jangan sampai makanan berlemak kita makan berlebihan. 
Karena akan meningkatkan kolesterol atau lemak bertambah.